TIANSHI DAN PELUANG BISNIS KESEHATAN
 

Industri Kesehatan Sebagai Sebuah Bisnis-Sebuah Prediksi
 

Bisnis kesehatan semakin terbuka lebar. Semakin sadarnya manusia untuk memperbaiki pola kehidupannya, terutama dimulai dengan memperbaiki pola makan sehat dan alami, didukung dangan propaganda dari badan kesehatan dunia yang semakin menitik beratkan pentingnya menjaga kesehatan, kebutuhan akan makanan kesehatan atau sering disebut sebagai makanan tambahan (supplement food) meningkat pesat. Hal ini mempengaruhi berkembanya industri di bidang kesehatan, yang mengacu pada bahan-bahan alami.

Menurut pengamat ekonomi Paul Zane Pillzer, dalam bukunya The Next Trillion Dollars Industry, data satu dekade mendatang perkembangan industri kesehatan mencapai titik yang sangat fantastis. Prediksi ini berdasarkan adanya generasi yang mampu menggerakkan ekonomi dunia, yaitu Baby Bommer.

Baby Bommer adalah generasi yang belakangan menjadi penggerak, trend setter gaya hidup yang mampu menjadi mesin penggerak ekonomi global. Mereka yang mempunyai industri property meledak, industri otomotif berkembang pesat. Mereka pula yang menggerakkan industri asuransi, komputer dan internet (di Indonesia bisa diwakili oleh kelas menengah).

Generasi tersebut tidak lagi memikirkan bagaimana mencari uang. Mereka adalah generasi yang berada pada puncak penghasilan, mampu mendapatkan lebih banyak uang dan memiliki daya beli yang tinggi. Sangat masuk akal jika dalam satu decade mendatang, mereka diperkirakan akan menggerakkan industri kesehatan. Karena pada usia yang sangat produktif (37-55 tahun) mereka ingin lebih sehat, memperbaiki penampilan, memperlambat penuaan dan ingin mencegah berbagai penyakit. Intinya mereka ingin merawat kesehatannya dan tidak rela penyakit mencuri usia produktifnya. Pemerintah pun tidak ingin generasi ini runtuh, karena di Amerika jumlah mereka memang hanya 30%, namun mampu memberikan sumbangan GNP (Gross National Product) sampai 50%.

Saat ini, di Amerika saja, menurut Paul, generasi tersebut manghabiskan sekitar 200 milyar dollar per tahun untuk produk perawatan kesehatan. Jumlah ini diperkirakan setengah dari angka belanja kendaraan. Dan diperkirakan akan mencapai puncak permintaan tertinggi pada akhir tahun 2010, yaitu mencapai 1000 milyar dolar AS atau 1 trilyun dolar AS per tahun. Atau sekitar 19 juta dolar (19 milyar rupiah) per menit. Meningkat sekitar 500%.

Jika pada tahun 70-an dunia dikejutkan dengan Microwave, tahun 80-an industri video meledak, tahun 90-an industri komputer dan internet merambah dunia, maka memasuki abad 21 ini industri kesehatan (wellness industry) akan mengambil alih, apalagi tekanan persaingan, tekanan pola makan, dan tekanan polusi makin tinggi.

Menurut Paul, ada empat pilihan jika mau berpesta pada peluang ini.

Pertama, menjadi tenaga ahli atau praktisi. Tentu saja untuk menjadi tenaga ahli diperlukan bekal pendidikan yang tidak murah dan membutuhkan waktu beberapa tahun untuk sekolah. Lalu, mau menukarkan waktu sebagai peneliti dengan uang.

Kedua, sebagai produsen, yaitu mengambil bagian dengan membangun industri kesehatan. Tentu saja harus didukung dengan investasi milyaran, bahkan trilyunan rupiah untuk membangun pabrik, infrastruktur, biaya riset, hak paten, pengangkutan barang dan sebagainya.

Ketiga, penjual eceran juga memiliki peluang yang menggiurkan. Tetapi tetap saja harus mempersiapkan beberapa hal, seperti membayar lisensi, strategi periklanan, dan membayar sejumlah karyawan. Sejumlah investasi yang jumlahnya tidak sedikit.

Keempat, sebagai distributor. Dalam 30 tahun perkembangan bisnis dunia, distributor adalah bagian dari rantai bisnis yang paling besar mendapatkan keuntungan. Jadi, keuntungan terbesar bukan pada pembuatnya. Contohnya, seperti Sam Walton dengan “Wall Mart”nya, Fred Smith dengan “Fed-Ex”, Josh Bishop dengan “Amazone.com”. Mereka adalah distributor.

Namun apabila Sam Walton dan Fred Smith menemukan cara mendistribusikan barang yang sudah dikenal konsumen, maka milyarder baru abad 21 mendapatkan keuntungan dari bisnis distribusi dengan cara yang lebih cerdas. Yitu memberikan pendidikan kepada konsumen tentang produk baru dan menginformasikan tentang tata cara penyalurannya, yakni dengan Network Marketing.

Bisnis ini disebut bisnis yang mengandalkan kecepatan pikiran, produk yang lebih baik, distribusi yang lebih baik, dan peluang yang lebih baik. Karena pasar potensial adalah Baby Boomer. Di Amerika saja jumlah mereka sekitar 78 juta dengan uang tunai 1 trilyun dolar AS.

Gaya hidup mereka tidak bisa dihentikan. Mereka ingin bersenang-senang, ingin mobil mewah, namun mereka tidak ingin cepat tua. Mereka siap membayar berapa saja agar tetap awet muda, sehat dan penuh vitalitas. Sebuah pepatah dari Cheryl Russel “Bisnis yang cukup cerdik adalah mengenali apa yang diinginkan BabyBoomer”.

Produk yang tepat, Peluang yang Tepat
 

Tianshi, sebagai perusahaan terkemuka saat ini, mengembangkan industri di bidang kesehatan yang sedang dan akan dibutuhkan oleh pasar, juga memberikan peluang yang sangat besar dengan system distribusi yang memungkinkan setiap orang untuk berperan di dalamnya dan masuk sebagai keluarga besar Tianshi yang sehat dan sejahtera.

Tianshi menggabungkan resep-resep tradisi kerajaan Cina kuno dengan pengolahan modern dan hasilnya adalah produk-produk yang Revolusioner (John Hellerman-Ahli Nutris dunia). Manajemen mutu yang terjamin dan pengakuan, sertifikasi serta penghargaan produk yang luar biasa.

Perusahaan ini memiliki moto “Menyehatkan Umat manusia dan Melayani Masyarakat”. Perkembangan perusahaan ini sangat mencengangkan dunia, baru berdiri pada tahun 1992, namun pada akhir 2004 telah mendaftarkan produknya di lebih dari 180 negara di 5 benua. Sebuah perkembangan yang sangat pesat, karena perusahaan ini memiliki system manajemen yang kuat, produk-produk yang berkualitas, dan system perencanaan pemasaran yang menguntungkan, adil dan transparan.

Jika sebuah peluang besar ada didepan mata, dan “Kapal Besar” kesempatan telah siap, dimanakah kita akan memposisikan diri? Akankah sebagai penonton saja, ataukah ikut didalam “Kapal Besar" tersebut dan mengambil bagian dalam peluang?
 

Pilihan ada di tangan ANDA !!!.
 “Gaya Hidup Sehat Alami”
Tradisi bertemu dengan Teknologi